Jangan Konsumsi 5 Makanan Ini Saat Haid, Bisa Membuat Nyeri!

  • Whatsapp
Jangan-Konsumsi-5-Makanan-Ini-Saat-Haid-Bisa-Membuat-Nyeri
Foto dari Canva Pro

Mengalami haid setiap bulan menjadi hal wajar bagi kaum hawa. Oleh sebab itu, persediaan pembalut maupun celana menstruasi menjadi hal wajib, apalagi mendekati waktu menstruasi. Datang bulan juga seringkali disertai nyeri yang membuat aktivitas terganggu dan menyebabkan banyak wanita mengeluhkan hal ini.

Sebenarnya, rasa nyeri ini akibat dari kontraksi rahim sebab adanya proses peluruhan darah pada dinding rahim. Mengalami nyeri haid pada dasarnya adalah hal wajar. Akan tetapi, jika berlebihan akan membahayakan dan membuat penderitanya sulit melakukan aktivitas harian.

Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Haid

Walaupun nyeri yang dialami wanita haid memang wajar terjadi, tapi ada faktor tertentu yang dapat memicu rasa nyeri lebih parah dari seharusnya dan membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Salah satu faktornya adalah makanan. Agar tidak memperparah nyeri saat haid, sebaiknya hindari makanan berikut:

1. Lemon

Kandungan asam sitrat dalam lemon sebenarnya bisa membantu dalam melancarkan siklus menstruasi. Akan tetapi, hal ini hanya akan berdampak positif apabila Anda mengonsumsinya sebelum siklus menstruasi datang. Apabila dikonsumsi saat siklus menstruasi datang, dapat memperparah rasa nyeri haid.

Selama masa menstruasi sebaiknya mengurangi jenis makanan atau buah yang terlalu asam dengan kandungan asam sitrat di dalamnya. Bukan hanya konsumsi air jeruk lemon, tapi minuman atau makanan yang bercampur perasan lemon pun baiknya dihindari.

2. Peterseli

Mengonsumsi air rebusan peterseli yang dicampur dengan sesendok madu memiliki efek menunda menstruasi. Oleh sebab itu, saat Anda sedang dalam masa haid tidak disarankan mengonsumsi jenis sayuran ini. Karena akan berdampak pada siklus rutin bulanan Anda ke depannya.

3. Makanan Pedas

Menyiapkan pembalut dan celana menstruasi menjadi rutinitas bulanan kaum hawa. Bukan hanya urusan pembalut, banyak wanita juga menyiapkan berbagai makanan atau camilan yang dikonsumsi pada saat haid karena percaya bahwa makanan dapat membantu memperbaiki mood saat datang bulan.

Akan tetapi, ada jenis makanan yang harus Anda hindari yaitu jenis makanan pedas, karena akan menghentikan masa menstruasi. Akibatnya, siklus menstruasi akan berubah dan membuat siklusnya tidak lagi rutin seperti biasanya.

4. Produk Olahan Susu

Makanan yang mengandung asam arakidonat tinggi akan memicu pelebaran pembuluh darah dan meningkatkan pembekuan darah. Hal ini akan menjadi penyebab meningkatnya rasa nyeri saat haid.

Beberapa makanan yang mengandung asam arakidonat tinggi adalah produk olahan susu. Agar aman Anda perlu menghindari jenis makanan seperti keju dan mentega atau minuman berbahan yogurt. Akan tetapi, Anda masih bisa mengonsumsi susu segar.

5. Gula Tambahan

Ketika haid Anda akan mengalami ketidakseimbangan kadar gula sehingga keinginan memakan makanan manis sangat tinggi. Keinginan ini tidak boleh diturutkan karena akan membuat nyeri yang Anda alami akan bertambah parah sebab kadar gula yang berlebihan dalam darah.

Selain menghindari makanan-makanan tersebut, Anda juga perlu mengonsumsi makanan sehat sehingga membantu memperlancar haid dan mengurangi perasaan nyeri. Pilihlah makanan dari buah, sayur, dan kacang-kacangan. Buah-buahan segar seperti apel, semangka, nanas, dan buah lainnya akan bagus dikonsumsi. Sayuran hijau dan berserat akan membantu mengurangi rasa nyeri. Selain itu, juga bisa tambahkan kacang-kacangan.

Dengan mengonsumsi makanan yang tepat dan persiapan pembalut serta celana menstruasi, maka masa siklus haid yang Anda jalani tidak akan terlalu berat. Nyeri akan berkurang dan kondisi terkendali karena Anda sudah menyiapkan perlengkapan penting untuk masa haid.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *